TEKNOLOGI JARINGAN KOMPUTER, PROTOKOL, & TOPOLOGI JARINGAN

Jaringan Komputer

DEFINISI.

           Jaringan komputer adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling bertukar data. Tujuan dari jaringan computer adalah agar dapat meminta dan memberikan layanan (service).

JENIS-JENIS JARINGAN KOMPUTER :
Berdasarkan Area:
1. Personal Area Network (PAN)
2. Local Area Network (LAN)
      Berdasarkan kecepatan transmisinya, LAN digolongkan menjadi 3 macam :
          Low Speed PC network
          Medium Speed network
3. High Speed Network
4. Metropolitan Area Network (MAN)
5. Wide Area Network (WAN)

Berdasarkan Media Transmisi Data
Wire Network
Wireless Network

TIPE JARINGAN KOMPUTER

PEER-TO-PEER

pada tipe jaringan peer to peer ini setiap komputer yang terhubung dapat bertindak sebagai server ataupun client.

Kelebihan :
Bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.

Kekurangan :
Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit. 

CLIENT - SERVER

Tipe jaringan ini sering di katakan sebagai jaringan berbasis server. Mengacu pada konsep kerja yang melibatkan komputer klien dan komputer server.

Kelebihan :
Memberikan keamanan yang lebih baik.
Lebih mudah mengatur, karena control nya terpusat.

Kekurangan :
Butuh spesifikasi khusus untuk digunakan pada komputer server.
Butuh seorang administrator yang handal dan profesional.


TOPOLOGI JARINGAN

        Topologi jaringan adalah sebuah pola interkoneksi dari beberapa terminal computer. Topologi jaringan merupakan representasi geometri dari hubungan antar perangkat satu dengan yang lainnya.
Topologi jaringan terbagi menjadi 2,yaitu:
Physical
Logical 

TOPOLOGI BUS

          Topologi dimana semua perangkat keras terhubung melalui kabel tunggal yang kedua ujung nya tidak tertutup dan masing masing ujungnya menggunakan sebuah perangkat terminator.

Keuntungan topologi bus :
1. Jarak LAN tidak terbatas
2. Kecepatan pengiriman tinggi
3. Tidak diperlukan pengendali pusat
4. Jumlah perangkat yang terhubung dapat di rubah tanpa mengganggu yang lain
5. Kemampuan pengembangan tinggi

Kerugian topologi bus :
1. Jika tingkat traffic tinggi dapat menyebabkan kemacetan
2. Diperlukan repeater untuk memperkuat sinyal
3. Operasional jaringan LAN tergantung perangkat


TOPOLOGI RING

         Topologi dimana setiap perangkat dihubungkan sehingga berbentuk lingkaran. Setiap informasi yang di peroleh akan diperiksa alamatnya oleh perangkat jika sesuai maka informasi akan diproses.

Keuntungan topologi ring :
1. Kecepatan pengiriman tinggi
2. Dapat melayani traffic yang padat
3. Tidak diperlukan host, relative murah
4. Dapat melayani berbagai mesin pengirim
5. Komunikasi antar terminal mudah
6. Waktu yang diperlukan untuk pengaksesan data optimal

Kerugian topologi ring :
1. Perubahan jumlah perangkat sulit
2. Kerusakan pada media pengirim dapat mempengaruhi seluruh jaringan
3. Harus mempunyai kemampuan untuk mendeteksi kesalahan untuk kemudian di isolasi
4. Kerusakan salah satu perangkat menyebabkan kelumpuhan jaringan
5. Tidak baik untuk pengiriman suara, video dan data


TOPOLOGI TREE

Topologi tree merupakan generalisasi dari topologi bus, media transmisi berupa kabel yang bercabang tanpa loop tertutup. Topologi tree selalu dimulai pada titik yang di sebut headend. 

Keuntungan topologi tree :
1. Kontrol menejemen mudah karena bersifat terpusat
2. Mudah untuk dikembangkan

Kerugian topologi tree :
1. Karena data yang dikirim di terima oleh semua perangkat diperlukan mekanisme untuk mengidentifikasi perangkat yang ingin di tuju

2. Diperlukan mekanisme transmisi data untuk menghindari overlapping sinyal jika 2 perangkat mengirim data secara bersamaan 


TOPOLOGI STAR

Pada topologi star terdapat pengendali yang berfungsi sebagai pengatur dan pengendali komunikasi data.

Keuntungan topologi star :
1. Dapat diandalkan 
2. Mudah dikembangkan
3. Keamanan data tinggi
4. Kemudahan akses jaringan LAN yang lain

Kerugian topologi star :
1. Jika traffic padat dapat menyebabkan lambatnya jaringan
2. Jaringan sangat bergantung pada perangkat pengendali


TOPOLOGI MESH

Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan

Keuntungan topologi mesh :
1. Memiliki respon waktu cepat
2. Tidak membutuhkan protocol tambahan karena tidak ada fungsi switching

Kerugian topologi mesh :
Biaya cukup mahal


TOPOLOGI LINIER

Topologi Linier biasa disebut dengan topologi linier bus. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi (komputer).

Keuntungan topologi linear :
1. Hemat kabel.
2. Layout kabel sederhana.
3. Mudah dikembangkan.
4. Tidak butuh kendali pusat.

Kerugian topologi linear :
1. Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil.
2. Kepadatan lalu lintas tinggi.
3. Keamanan data kurang terjamin.
4. Kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah.
5. Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.


PROTOKOL

Protokol adalah aturan-aturan main yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan, cara-cara atau metode mengakses sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data. 


ETHERNET

Paling banyak digunakan, menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision DetectionData dapat ditransmisikan melewati kabel twisted pair, koaksial, ataupun kabel fiber optic pada kecepatan 10 Mbps.


LOCAL TALK

Metode yang digunakan adalah CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance)  dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer melewati port serial dengan menggunakan kabel twisted pair . 


TOKEN RING

Metode Aksesnya melalui lewatnya sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti Cincin dan dapat melakukan kecepatan transmisi 4 Mbps atau 16 Mbps.


FDDI ( FIBER DISTRIBUTED DATA INTERFACE

Sebuah Protokol jaringan yang menghubungkan antara dua atau lebih jaringan bahkan pada jarak yang jauh. Metode aksesnya yang digunakan oleh FDDI adalah model token, menggunakan dua buah topologi ring secara fisik. 


TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol )
adalah standar dari komunikasi data yang dipakai oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data atau informasi dari satu komputer ke komputer lainnya di dalam jaringan Internet


UDP ( User Datagram Protocol )
adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang dapat mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa adanya koneksi (connectionless) antar host-host di dalam suatu jaringan yang menggunakan TCP/IP.


RTP ( Real Time Protocol )
RTP itu dirancang untuk menyediakan fungsi-fungsi transport jaringan ujung ke ujung untuk aplikasi yang mengirimkan data secara real time.


FTP ( File Transfer Protocol )
Protocol jenis ini sering digunakan untuk melakukan upload maupun men- download file, keamanannya didasarkan kepada username dan juga password.


DHCP ( Dynamic Host Configuration Protocol )
Protokol ini berfungsi untuk memberikan Internet Protokol (IP) secara otomatis.


DNS ( Domain Name System )
adalah distribute database sistem yang dipakai dalam pencarian nama komputer di dalam jaringan yang mengunakan TCP/IP. 


HTTP
Yaitu singkatan dari Hypertext Transfer Protocol, protokol ini sering dipakai untuk transfer halaman web.

HTTPS (Hyper Text Transfer Protocol Secure)
adalah versi aman dari HTTP (Hypertext Transfer Protocol), protokol komunikasi yang berasal dari WWW (World Wide Web).

Makalah Komunikasi Data (Definisi, Karakteristik, Model, Media, Komponen dan Bentuk Data)

KOMUNIKASI DATA
Kuy belajar - Makalah Komunikasi Data (Definisi, Karakteristik, Model, Media, Komponen dan Bentuk Data)


1.  DEFINISI KOMUNIKASI DATA

Komunikasi data adalah pertukaran data antara dua perangkat melalui beberapa bentuk media transmisi seperti kabel kawat. Untuk terjadinya data komunikasi, perangkat harus berkomunikasi menjadi sebuah bagian dari sistem komunikasi, yang terdiri dari kombinasi dari hardware ( peralatan fisik ) dan perangkat lunak ( program ). Efektivitas sistem komunikasi data tergantung pada empat karakteristik yang mendasar: pengiriman, akurasi, ketepatan waktu, dan jitter.

Istilah dasar yang sering di gunakan pada komunikasi data :
  • Data : kumpulan dari kenyataan dalam bentuk mentah yang menjadi informasi setelah diproses.
  • Sinyal (Signals) : penyandian elektrik atau elektromagnetik dari data
  • Pensinyalan (Signaling) : perambatan / penyebaran sinyal melewati media komunikasi
  • Transmisi (Transmission) : komunikasi data yang diperoleh melalui penyebaran dan pemrosesan signal

   Karakteristik dasar komunikasi data:

a.    Pengiriman
Sistem harus mengirimkan data ke tujuan yang sesuai. Data harus diterima oleh perangkat yang dimaksudkan atau pengguna dan hanya oleh perangkat atau pengguna.
b.    Akurasi
Sistem harus memberikan data yang akurat. Data yang telah diubah dalam transmisi dan meninggalkan sumber,data yang tidak dikoreksi tidak dapat digunakan.
c.    ketepatan waktu
Sistem harus mengirimkan data pada waktu yang tepat. Terlambat nya dikirimkannya data maka tidak akan berguna. Dalam kasus video dan audio, pengiriman waktu yang tepat berarti memberikan data seperti yang diproduksi atau seperti aslinya, dalam urutan yang sama ketika dibuat, dan tanpa penundaan yang signifikan. Semacam ini disebut pengiriman transmisi
real-time.
d.    Jitter
Jitter mengacu pada variasi waktu kedatangan paket. Ini adalah keterlambatan yang tidak merata dalam pengiriman paket audio atau video. Sebagai contoh, mari kita asumsikan bahwa paket video yang dikirim setiap 3D ms. Jika beberapa dari paket datang dengan delay 3D ms dan yang lain dengan delay 4D ms, akan menghasilkan kualitas yang tidak merata dalam video tersebut.
  
Komponen sistem komunikasi :
Kuy belajar - Makalah Komunikasi Data (Definisi, Karakteristik, Model, Media, Komponen dan Bentuk Data)

a.    Pesan
Pesan adalah informasi ( data) untuk dikomunikasikan. Bentuk populer dari informasi termasuk teks, angka, gambar, audio, dan video.
b.    Pengirim
Pengirim adalah perangkat yang mengirimkan pesan data. Hal ini dapat berupa komputer, workstation, handset telepon, kamera video, dan sebagainya.
c.    Penerima
Penerima adalah perangkat yang menerima pesan. Hal ini dapat berupa komputer, workstation, handset telepon, televisi, dan lain.
d.    Media transmisi
Media transmisi adalah jalur fisik dimana pesan berjalan dari pengirim ke penerima. Beberapa contoh media transmisi termasuk kabel twisted-pair, kabel koaksial, kabel serat optik, dan gelombang radio.
e.    Protokol
Protokol adalah seperangkat aturan yang mengatur komunikasi data. Ini merupakan kesepakatan antara perangkat yang saling berkomunikasi. Tanpa protokol, dua perangkat mungkin akan terhubung tapi tidak dapat berkomunikasi, orang yang berbicara Prancis tidak dapat dipahami oleh orang yang berbicara bahasa Jepang.

Bentuk-bentuk Representasi Data
a.    Teks
Dalam komunikasi data, teks direpresentasikan sebagai pola bit, urutan bit.Pola Set bit yang berbeda telah dirancang untuk merepresentasikan simbol teks. Setiap set disebut kode, dan proses yang merepresentasikan simbol-simbol disebut coding.

Hari ini, sistem pengkodean umum disebut Unicode, yang menggunakan 32 bit untuk merepresentasikan sebuah simbol atau karakter yang digunakan dalam setiap bahasa di dunia. American Standard Code for Information Interchange ( ASCII ),beberapa dekade yang lalu dikembangkan di Amerika Serikat, sekarang merupakan 127 karakter pertama dalam Unicode dan juga disebut sebagai Dasar Latin.
b.    Bilangan
Bilangan juga direpresentasikan dengan pola bit. Namun, kode seperti ASCII tidak digunakan untuk merepresentasikan angka, dengan menggunakan nomor yang langsung dikonversi ke bilangan biner untuk menyederhanakan operasi matematika.
c.    Gambar
Gambar juga diwakili oleh pola bit. Dalam bentuk yang paling sederhana, gambar terdiri dari matriks piksel ( elemen gambar ), di mana setiap pixel adalah titik kecil. Ukuran pixel tergantung pada resolusi. Sebagai contoh, sebuah gambar dapat dibagi menjadi 1000 pixel atau 10.000 piksel. Dalam kasus kedua, ada representasi yang lebih baik dari gambar ( baik resolusi), tetapi lebih banyak memori yang dibutuhkan untuk menyimpan gambar.

Setelah gambar dibagi menjadi pixel, setiap pixel diberikan sebuah pola bit. Ukuran dan pola nilai tergantung pada gambar. Untuk gambar yang terbuat dari hanya titik hitam-putih ( misalnya, papan catur), pola I- bit dapat merepresentasikan pixel. Jika gambar tidak terbuat murni piksel hitam putih dan murni, Anda dapat meningkatkan ukuran pola bit untuk memasukkan skala abu-abu. Misalnya,untuk menunjukkan empat tingkat skala abu-abu, Anda dapat menggunakan pola 2-bit. 

Sebuah pixel hitam dapat dirpresentasikan dengan 00, piksel abu-abu gelap dengan 01, piksel abu-abu terang dengan 10, dan piksel putih oleh 11. Ada beberapa metode untuk mewakili gambar berwarna. Salah satu metode ini disebut RGB, disebut demikian karena setiap warna terbuat dari kombinasi dari tiga warna primer: red,green dan blue. 

Intensitas warna masing-masing diukur, dan pola bit dibuat untuk itu. Metode lain adalah disebut YCM, di mana warna terbuat dari kombinasi tiga warna primer lain: yellow, cyan, dan magenta.
d.    Audio
Audio mengacu pada rekaman atau penyiaran suara atau musik. Audio dengan sifat yang berbeda dari teks, angka, atau gambar. Hal ini terus menerus, tidak terpisah. Bahkan ketika kita menggunakan mikrofon untuk mengubah suara atau musik ke sinyal elektrik, kita membuat sinyal secara kontinyu.
e.    Video
Video mengacu pada rekaman atau penyiaran gambar atau film. Video yang baik dapat diproduksi dengan entitas kontinu ( misalnya, oleh kamera TV ), atau dapat berupa kombinasi gambar, setiap entitas yang diskrit, diatur untuk menyampaikan gagasan yang bergerak.

Metode-metode operasi dalam proses pengiriman sinyal-sinyal

Kuy belajar - Makalah Komunikasi Data (Definisi, Karakteristik, Model, Media, Komponen dan Bentuk Data)

a.    Simplex
Dalam mode simplex, komunikasi searah, seperti pada jalan satu arah. Hanya satu dari dua perangkat pada link dapat mengirimkan data, yang lain hanya dapat menerima. Keyboard dan monitor tradisional adalah contoh perangkat simpleks. 

Keyboard hanya dapat memperkenalkan input; monitor hanya dapat menerima output. Mode simpleks dapat menggunakan seluruh kapasitas saluran untuk mengirim data dalam satu arah.
b.    Half- Duplex
Dalam mode half-duplex, setiap stasiun dapat mengirimkan dan menerima, tetapi tidak pada waktu yang bersamaan. Bila satu perangkat ada yang mengirim, yang lain hanya dapat menerima, dan sebaliknya. 

Mode half-duplex adalah seperti jalan satu jalur dengan lalu lintas yang memperbolehkan lalu lintas dari kedua arah. Ketika mobil berjalan dalam satu arah, mobil yang ke arah lain harus menunggu. Dalam transmisi half-duplex, kapasitas seluruh saluran radio telah diambil alih oleh ari dua perangkat transmisi pada waktu itu. Walkie- talkie dan (city band) CB radio,keduanya adalah sistem half-duplex.

Mode half-duplex digunakan dalam kasus dimana tidak ada kebutuhan untuk komunikasi dua arah pada saat yang bersamaan, seluruh kapasitas saluran dapat dimanfaatkan untuk satu arah.
c.    Full- Duplex
Dalam mode full-duplex ( juga disebut duplex ), kedua stasiun dapat mengirim dan menerima secara bersamaan. Mode full-duplex seperti jalan dua arah dengan lalu lintas yang mengalir di kedua arah pada waktu yang sama. 

Dalam mode full-duplex, sinyal akan ditempatkan pada satu arah dari kapasitas link: dengan sinyal menuju arah yang lain. Sharing seperti ini dapat terjadi dalam dua cara: Entah link harus mengandung dua jalur transmisi secara fisik terpisah, satu untuk mengirim dan yang lain untuk menerima, atau kapasitas saluran dibagi antara sinyal yang berjalanan di kedua arah. 

Salah satu contoh umum dari komunikasi full-duplex adalah jaringan telepon. Ketika dua orang berkomunikasi dengan saluran telepon, maka dapat berbicara dan mendengarkan pada saat yang sama. Mode full- duplex digunakan ketika komunikasi di kedua arah diperlukan sepanjang waktu. Kapasitas saluran, harus dapat dibagi antara dua arah.



2.     MODEL KOMUNIKASI DATA

a.    Sistem Komunikasi Off-Line
adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolah data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses ke CPU (Central Processing Unit).
b.    Terminal
Terminal adalah suatu I/O device yang digunakan untuk mengirim data dan menerima data jarak jauh dengan menggunakan fasilitas komunikasi. Peralatan terminal ini bermacam-macam, seperti magnetic tape unit, disk drive, paper tape,dan lain-lain.
c.    Jalur Komunikasi
Jalur komunikasi adalah fasilitas komunikasi yang sering digunakan, seperti telepon, telegraf, telex, dan dapat juga dengan fasilitas lainnya.
d.    Modem
Modem adalah singkatan dari Modulator / Demodulator. Suatu alat yang mengalihkan data dari sistem kode digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya.
e.    Sistem komputer
Komputer merupakan perangkat utama untuk pemrosesan data yang akan menerima input data dari setiap terminal dan menghasilkan output yang berupa informasi yang diinginkan oleh pengguna sistem.
f.     Sistem komunikasi Online
Berbeda dengan system komunikasi offline, pada system komunikasi on-line ini data yang dikirim melalui terminal dapat langsung diolah oleh pusat komputer, dalam hal ini CPU.

Online communication system dapat berbentuk :
a.       Realtime system
Sistem Real Time merupakan suatu system pengolahan data yang membutuhkan tingkat transaksi dengan kecepatan tinggi. American Airlines merupakan perusahaan yang pertama kali mempelopori sistem ini. Pada system Real Time, pengolahan data harus berpusat pada CPU yang relatif besar karena sistem ini didukung dengan system operasi yang rumit dan system aplikasi yang panjang dan kompleks. 

Kemudian file induk atau master file dalam harus diupdate dan harus tersedia setiap saat jika dipergunakan sehingga diperlukan sentralisasi dalam pengorganisasian file agar system bisa lebih efektif dan efisien. Disamping itu, mengingat file-file tersebut harus selalu siap sedia setiap saat jika dibutuhkan dalam pengolahan data, maka file-file tersebut harus disimpan pada input output deviceyang bisa diakses secara langsung. 

Penggunaan sistem ini memerlukan suatu teknik dalam hal sistem disain, dan pemograman. Hal ini disebabkan karena pada pusat komputer dibutuhkan suatu bank data atau database yang siap untuk setiap kebutuhan. Biasanya peralatan yang digunakan sebagai database adalah magnetic disk storage, karena dapat mengolah secara direct access (akses langsung), dan perlu diketahui bahwa pada sistem ini menggunakan kemampuan multiprogramming, untuk melayani berbagai macam keperluan dalam satu waktu yang sama.

b.      Batch Processing System
Batch Processing System merupakan teknik pengolahan data dengan menumpuk data terlebih dahulu dan diatur pengelompokan data tersebut dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Jadi pada dasarnya, sistem ini akan memproses suatu data setelah data itu terkumpul atau tertumpuk terlebih dahulu. 

Sistem tumpuk ini merupakan sistem pengolahan data yang paling tua meskipun juga paling populer dibanding dengan sistem yang lainnya. Dalam sistem Batch ini, setumpuk dokumen dikumpulkan dan dirubah ke dalam file-file input yang bisa terbaca komputer baik berupa punch card ataupun disk. 

Pendekatan system ini diterapkan untuk aplikasi yang memiliki jumlah data besar sehingga diperlukan pemeriksaan pendahuluan yang cermat sebelum data diolah. Model ini juga diterapkan dalam sistem informasi yang tidak memerlukan akses secara langsung dari waktu ke waktu melainkan adalah tingkat periode. Misalnya laporan yang dibutuhkan dalam periode mingguan, bulanan, triwulan, dan sebagainya.

c.       Time Sharing System
Pada tahun 1959 Christopher Starachy, salah seorang teknokrat dunia telah memberikan ide mengenai pembagian waktu yang dilakukan oleh CPU. Baru pada tahun 1961, pertama kali sistem yang benar-benar berbentuk time sharing system dilakukan di MIT (Massachusetts Institute of Tecnology) dan diberi nama CTSS (Compatible Time Sharing System) yang bisa melayani sebanyak 8 pemakai dengan menggunakan komputer IBM 7090. 

Time sharing system adalah suatu teknik penggunaan online system oleh beberapa pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai Salah satu penggunaan time sharing system ini dapat dilihat dalam pemakaian suatu teller terminal pada suatu bank. Bilamana seorang nasabah datang ke bank tersebut untuk menyimpan uang atau mengambil uang, maka buku tabungannya ditempatkan pada terminal.

d.      Distributed Data Processing System
Distributed Data Processing System dapat didefinisikan sebagai suatu sistem komputer interaktif yang terpencar secara geografis dan dihubungkan dengan jalur telekomunikasi dan setiap komputer mampu memproses data secara mandiri dan mempunyai kemampuan berhubungan dengan komputer lain dalam suatu sistem.
  


3.  MEDIA TRANSMISI
Kuy belajar - Makalah Komunikasi Data (Definisi, Karakteristik, Model, Media, Komponen dan Bentuk Data)

Pengertian Media transmisi adalah media yang menghubungkan atau menyambungkan antara pengirim dan penerima untuk saling berbagi informasi (data). Media transmisi digunakan oleh peralatan elektronika untuk menhubungkan antara pengirim dengan penerima agar dapat melakukan pertukaran informasi (data). 

Contoh alat elektronika seperti komputer, televisi, telepon, dan radio. Alat elektronika tersebut memerlukan media transmisi agar dapat mengirim atau menerima informasi (data). Seperti pada alat komunikasi yang paling medunia “handphone”, media transmisi yang digunakan agar saling berkomunikasi adalah media transmisi nirkabel. 

Setiap peralatan elektronika pasti memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam mengirim atau menerima data.

Kegunaan media transmisi
Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data.

Media transmisi dibagi menjadi 2 :
  • Media kabel disebut juga guided media, media ini mengendalikan gelombang dalam jalur fisik kepada penerima data.  Contoh : fiber optik, twisted pair, dan coaxial kabel.
  • Media tanpakabel (wireless) disebut juga unguided media, media ini menyediakan alat untuk mentransmisikan gelombang namun tidak mengendalikannya. Contoh : perambatan (propagation) di udara dan laut.

 Macam-macam media transmisi kabel
Dalam media transmisi media transmisi kabel dibagi menjadi 3 macam, yaitu kabel berpasangan (twisted-pair cable), kabel koaksial(coaxsial cable), dan kabel serat optik (fiber optic).

1.Kabel berpasangan (di bagi menjadi dua)
a).UTP
Kuy belajar - Makalah Komunikasi Data (Definisi, Karakteristik, Model, Media, Komponen dan Bentuk Data)

-Karakteristik :
  1. Tersusun atas sepasang konduktor (biasanya kawat tembaga) yang di bungkus plastik dan masing-masing dilapisi plastik berwarna.
  2. Jangkauan frekuensi 100Hz-5MHz.
  3. Harga Relatif murah dan mudah dipasang.

-Keterangan  :
           Untuk memasang peralatan jarigan diperlukan penghubung (konektor) UTP, misalnya konektor RJ45 dengan delapan kondukto (empat pasang kabel).

kategori untuk kabel Twisted Pair :
• Kategori 1 (Cat-1).
Umumnya menggunakan konduktor padat standar AWG sebanyak 22 atau 24 pin dengan range impedansi yang lebar. Digunakan pada koneksi telepon dan tidak direkomendasikan untuk transmisi data.
• Kategori 2 (Cat-2).
Range impedansi yang lebar, sering digunakan pada sistem PBX dan sistem Alarm. Transmisi data ISDN menggunakan kabel kategori 2, dengan bandwidth maksimum 1 MBps.
• Kategori 3 (Cat-3).
Sering disebut kabel voice grade, menggunakan konduktor padat sebanyak 22 atau 24 pin dengan impedansi 100 Ω dan berfungsi hingga 16 MBps. Dapat digunakan untuk jaringan 10BaseT dan Token Ring dengan bandwidth 4 Mbps.
• Kategori 4 (Cat-4).
Seperti kategori 3 dengan bandwidth 20 MBps, diterapkan pada jaringan Token Ring dengan bandwidth 16 Mbps.
• Kategori 5 (Cat-5).
Merupakan kabel Twisted Pair terbaik (data grade) dengan bandwidth 100 Mbps dan jangkauan transmisi maksimum 100 m.

b).STP 
Kuy belajar - Makalah Komunikasi Data (Definisi, Karakteristik, Model, Media, Komponen dan Bentuk Data)

-Karakteristik :
        Kabel STP hampir sama dengan kabel UTP , namun memiliki pembungkus rangkap. Penmbungkus tengahnya berupa metal shield atau metal foil untuk menghindari gangguan elektromagnetik.

-Keterangan : 
         Konektor yang dipakai pada kabel STP sama dengan konektor pada kabel UTP.

2.Kabel koaksial

Kuy belajar - Makalah Komunikasi Data (Definisi, Karakteristik, Model, Media, Komponen dan Bentuk Data)

-Karakteristik :
       Terdiri atas sebuah konduktor inti (biasanya berupa kawat tembaga) yang dilapisi tiga pembungkus. Pembungkus pertama dan ketiga (luar) merupakan isolator, pembungkus kedua (tengah) berupa konduktor luar (metal foil/shield).Pemungkus luar biasanya berupa plastik.

-Keterangan :
      Konektor yang sering dipakai untuk menghubungkan kabel koaksial adalah BNC (bayonet network connector), Konektor-T, dan terminator 50 ohm. Terminator diperlukan pada ujung kabel untuk meredam sinyal agar tidak membalik dan menggangu sinyal aslinya.
·         Dikelompokkan berdasarkan radio goverment (RG) yang menunjukkan spesifikasi fisik,  dan fungsinya. Beberapa diantaranya adalah R-8, RG-9, RG-11, RG -56, dan RG-75.
            
          3.    Serat Optik

Kuy belajar - Makalah Komunikasi Data (Definisi, Karakteristik, Model, Media, Komponen dan Bentuk Data)

-Karakteristik :
  • Terbuat dari kaca atau plastik dan berfungsi melewatkan sinyal yang berbentuk cahaya.
  • Tahan gangguan sinyal, jarak jangkau sinyalnya lebih jauh dari pada kabel jenis lain, dan bandwith-nya lebih tinggi.
  • Memungkinkan transmisi data 10Mbps sampai 2 Gbps

-Keterangan :
    Jenis kabel fiber optik dikelompokan berdasarkn rasio ukuran diameter inti dan diameter lapisan ladding-nya dalam satuan micron (mikrometer), yakni: 62.5/125, 50/125, 100/140, dan 8.3/125.

Media transmisi nirkabel (wireless)
Pada jaringan nirkabel, media transmisi yang digunakan bukan media fisik berupa kabel melainkan gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik dapat merambat di ruang hampa, tidak memerlukan media. Wireless LAN dapat memanfaatkan media transmisi berupa sinyal inframerah ataupun gelombang radio. 

Beberapa jenis komputer pribadi (pc) seperti laptop dan komputer dan piranti pendukungnya seperti mouse dan keyboard deawasa ini sudah dilengkapi dengan port sinar inframerah yang memungkinkan interaksi tanpa kabel. Kelemahan sinar inframerah adalah jangakuannya yang pendek dan port untuk berinteraksi harus saling berhadapan langsung tanpa penghalang secara fisik. 

Selain itu, biasanya jumlah komputer yang dapat dihubungkan sangat terbatas. Kecepatan transmisinya pun terbatas, maksimum 4 Mbps. Gelombang radio yang digunakan sebagai media transmisi yang mempunyai jangkauan 3 KHz - 300 GHz. Jaringan nirkabel yang menggunakan wifi sudah mulai populer karena harga peralatannya semakin murah dan pemasangannya relatif murah. 

Wifi adalah singkatan dari wireless fidelity yang merupakan standar produk untuk jaringan nirkabel, wireless local area network (WLAN). Sistem jaringan ini menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya. Sebuah pc dapat dilengkapi dengan wifi card untuk mengakses teknologi ini. Bluetooth merupakan wireless personal area network (PANs). Bluetooth serupa dengan wifi dalam hal keduannya  menggunakan gelombang radio, meskipun dalam berbagai segi keduanya berbeda. 

Meskipun bukan arternatif pengembangan jaringan LAN , Bluetooth tersedia untuk koneksi berbagai peralatan seperti : kamera/handycam digital, printer, scanner, handhhone, PDA, laptop, keyboard, mouse, handset, kit handfree mobil, receiver navigasi via satelit, dan peralatan rumah tangga (microwave, mesin suci, refrigerator). Secara umum pengertian jaringan komputer lokal (LAN) nirkabel merujuk pada WLAN yang menggunakan teknologi wifi. Teknologi bluetooth hanya digunakan untuk menggantikan fungsi kabel jaringan.


Jenis data yang ditransmisikan ada 2, yaitu:
a.      Data analog, menerima nilai-nilai secara terus-menerus dan kontinu dalam beberapa interval. Contoh : audio dan video.
b.      Data digital, menerima nilai-nilai yang berlainan. Contoh : teks atau karakter-karakter dan bilangan bulat.
Jenis sinyal yang ditransmisikan ada 2, yaitu:
a.      Sinyal analog merupakan keanekaragaman gelombang elektromagnetik yang berlangsung terus-menerus yang dapat disebarkan lewat berbagai macam media, tergantung pada spektrumnya. Contoh : suara, musik.
b.      Sinyal digital adalah suatu rangkaian voltase pulsa yang bisa ditransmisikan melalui sebuah media kabel; sebagai contoh; suatu level pulsa positif konstan ditunjukkan sebagai biner 1 sedangkan level voltase negatif konstan dengan biner 0. Contoh : data yang tersimpan dalam CD atau memori komputer.
Transmisi Data Analog
a.       Transmisi analog merupakan suatu upaya untuk mentransmisikan sinyal-sinyal analog tanpa memperhatikan isinya.
b.      Sinyal dapat menampilkan data analog (misalnya suara) atau data digital (misalnya data biner yang melintasi sebuah modem).
Transmisi Data Digital
a.       Transmisi digital merupakan upaya pentransmisian yang berhubungan dengan muatan dari sinyal, dapat ditransmisikan pada jarak tertentu sebelum atenuasi, derau, dan gangguan yang lain membahayakan intergritas data.
b.      Agar dapat mencapai jarak yang cukup besar, dipergunakan repeater.
Kelebihan transmisi digital serta teknik-teknik pensinyalan digital :
a.    Teknologi Digital
Teknologi LSI/VLSI menyebabkan penurunan biaya dan ukuran digital circuitry.
b.    Integritas Data
Lebih jauh jangkauannya walaupun pada kualitas rendah.
c.    Penggunaan Kapasitas
Bandwidth tinggi yang ekonomis serta tingkat multiplexing yang tinggi.
d.    Security (Pengamanan) dan Privacy (Kerahasian)
Teknik Encryption dapat diterapkan dengan mudah.
e.    Integrasi
Dapat mengolah data analog dan digital dengan cara yang sama.


Permasalahan Transmisi
a.      Atenuasi adalah penurunan dalam hal kekuatan sinyal, seringkali terjadi bila jaraknya terlalu jauh melalui media transmisi. Untuk guided media, atenuasi adalah fungsi yang lebih kompleks dari jarak dan pada umumnya mengikuti fungsi logarithm. Sehingga biasanya dinyatakan sebagai jumlah desibel konstan per unit jarak.
b.      Distorsi atenuasi adalah kurangnya masalah dengan sinyal digital.
c.       Derau adalah sinyal-sinyal yang tidak diharapkan dalam peristiwa pentransmisian data. Derau terjadi akibat modifikasi oleh berbagai distorsi, plus sinyal-sinyal tambahan yang tidak diinginkan yang diselipkan di suatu tempat di antara transmisi dan penerimaan.

Derau dibagi menjadi empat kategori :
a.       Derau Suhu adalah suatu gejolak thermal electron yang muncul di semua perangkat elektronik dan media transmisi, serta merupakan fungsi temperatur.
b.      Derau Intermodulasi adalah penggabungan sinyal-sinyal dari frekuensi yang berlainan namun menggunakan media transmisi yang sama.
c.       Crosstalk adalah signal dari sebuah hubungan didengar oleh pihak lain.
d.      Derau Impuls adalah gangguan pada pulsa-pulsa yang tidak beraturan, terputusnya bunyi pada durasi pendek, serta amplitudo yang relatif tinggi.